| SABUTAN KETUA DKM MEMPERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW TH, 1448 H |
|---|
26-08-2026
SAMBUTAN DEWAN KEMAKMURAN MASJID JAMI AL-MU'MIN
DALAM RANGKA
"MEMPERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ALAIHI WA SALLAM 1448 H"
Selasa, 12 Rabiul Awal 1448/H / 25 Agustus 2029
بِسْــــــــــمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Bismillaahirrahmaanirrahiim,
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Alhamdulillahilladzi arsala rasulahu bil huda wadinil haqq. Asyhadu alla ilaha illallah, wa asyhadu anna muhammadarrasulullah. Allahumma shalli 'ala sayyidina muhammadin wa 'ala alihi washahbihi ajma'in. Amma ba'du.
Yang saya hormati:
Hadirin jamaah yang dirahmati Allah,
Alhamdulillahi rabbil 'alamin. Segala puji hanya milik Allah SWT, yang telah membangunkan kita hari ini dengan limpahan nikmat iman, nikmat Islam, dan juga nikmat kesehatan. Karena kasih sayang-Nyalah, kita semua bisa bersimpuh bersama di rumah-Nya yang mulia ini, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.
Shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada uswatun hasanah kita, Rasulullah SAW. Semoga kita semua yang hadir di sini mendapatkan syafaatnya di hari akhir nanti. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.
Hadirin jamaah yang dimuliakan Allah ,
Hari ini kita berkumpul bukan sekadar untuk menghadiri acara seremonial tahunan, atau sekadar mengenang sejarah masa lalu. Kita hadir di sini karena sebuah rasa yang sama: kita rindu. Jiwa kita berkumpul di sini karena membutuhkan siraman keteduhan di tengah penatnya urusan duniawi.
Di sinilah inti dari peringatan Maulid yang sesungguhnya. Rasulullah SAW diutus oleh Allah sebagai Rahmatan lil 'Alamin—rahmat bagi semesta alam, dan penyejuk bagi hati yang gundah. Beliau hadir bukan membawa kekerasan, melainkan bentangan pelukan kasih sayang. Beliau mengajari kita bahwa obat dari segala keresahan hidup adalah kembali mendekat kepada Allah dan melembutkan hati kepada sesama.
Ketika Rasulullah menghadapi tekanan dan permusuhan yang jauh lebih berat dari ujian hidup kita hari ini, beliau tidak pernah membalas dengan kemarahan. Beliau menjawabnya dengan bentangan kesabaran, kelembutan sikap, dan untaian doa. Beliau mengajarkan kita untuk menenangkan gemuruh di dada dengan zikir, merangkul perbedaan dengan tali ukhuwah, dan mengusir ketakutan dengan berserah diri secara total melalui tawakal.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Oleh karena itu, mari kita jadikan momentum Maulid tahun ini sebagai titik balik untuk menghidupkan kembali cahaya akhlak Rasulullah SAW di dalam kehidupan sehari-hari kita:
Jika cahaya akhlak Rasulullah itu berhasil kita hidupkan dalam diri kita masing-masing, maka insya Allah, Masjid Al-Mu'min akan menjadi sumber mata air kedamaian. Anak-anak kita akan tumbuh menjadi generasi yang santun, lingkungan kita terhindar dari perpecahan, dan wilayah kita akan diturunkan keberkahan yang melimpah oleh Allah SWT.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Sebelum saya akhiri, izinkan saya selaku perwakilan dari Masjid Al-Mu’min mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak atas dukungan dan sinerginya.
Kepada para Donatur, seluruh Panitia yang telah bekerja keras, dan Jemaah sekalian, terima kasih atas pengorbanan waktu, tenaga, dan hartanya hingga acara yang indah ini dapat terwujud. Semoga setiap peluh, langkah, dan lelah Bapak/Ibu sekalian diganti oleh Allah SWT dengan pahala yang mengalir deras, kelapangan rezeki, serta keberkahan hidup yang berlipat ganda.
Kami juga memohon maaf atas segala kekurangan, baik dalam pelayanan maupun penyambutan yang kami berikan.
Billahit taufiq wal hidayah,
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Hanibal
Ketua DKM Al Mu’min
DOKUMENTASI
"MEMPERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ALAIHI WA SALLAM 1448 H"








